Terapi Kolesterol

GEJALA KOLESTEROL TINGGI

Pada umumnya kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala apapun. Pada mayoritas kasus, gejala kolesterol tinggi baru muncul disaat keadan yang darurat seperti serangan jantung ataupun stroke. Kejadian ini pada umumnya apabila kolesterol tinggi sudah terjadi cukup lama yang menyebabkan terbentuknya plak pada pembuluh darah. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mendeteksi gejala kolesterol tinggi lebih dini guna menghindari akibat yang dapat ditimbulkan. Satu-satunya cara untuk mengetahui gejala kolesterol tinggi pada tubuh sejak dini adalah dengan cara melakukan tes darah. Hasil tes darah tersebut yang dapat memberi gambaran kadar kolesterol dalam darah anda.

Seperti yang kita ketahui, kolesterol dalam tubuh dibagi menjadi dua, yaitu LDL (kolesterol jahat) dan HDL (kolesterol baik). Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, HDL dalam jumlah yang tinggi dapat menurunkan risiko serangan jantung & stroke. Kolesterol HDL di dalam darah dapat membantu pengangkutan LDL sehingga LDL dapat dikeluarkan dari tubuh. Dan sebaliknya, LDL yang terakumulasi didalam darah dapat menyebabkan terbentuknya plak di dalam pembuluh darah arteri anda yang akan mengeras dan menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Selain itu adapula zat yang dikenal dengan nama trigliserida yang tersimpan dalam sel lemak bersama dengan karbohidrat dan protein dan sangat penting bagi tubuh sebagai energi. Tapi kadar trigliserida yang tinggi akan meningkatkan risiko Anda terserang penyakit seperti angina, serangan jantung, dan stroke. Setelah mengetahui ketiga nilai tersebut, maka dapat diketahui nilai kolesterol total. Nilai total keseluruhan kolesterol anda terdiri dari LDL dan HDL ditambah 20% dari jumlah trigliserida.

PEMERIKSAAN KADAR KOLESTEROL

Pemeriksaan kadar kolesterol sebaiknya dilakukan berkala agar dapat memantau kondisi kesehatan secara keseluruhan. Lantas, kapan sebaiknya kita mulai melakukan pemeriksaan kadar kolesterol? Bila Anda merokok, memiliki berat badan yang berlebih, tekanan darah tinggi, mengidap diabetes dan ada keluarga yang memiliki riwayat penyakit jantung, sebaiknya mulai melakukan pemeriksaan sejak usia 20 tahun. Namun, jika Anda tidak merokok dan tidak mengidap penyakit-penyakit tersebut pemeriksaan dapat dimulai sejak usia 35 tahun. Jika hasilnya normal, Anda dapat kembali mengeceknya setiap 5 tahun sekali. Tapi, jika Anda memiliki tingkat kolesterol tinggi, sebaiknya pemeriksaan dilakukan lebih sering. Terlebih, jika Anda mengidap penyakit diabetes, jantung dan gangguan ginjal.

Tingkat kolesterol setiap orang berbeda-beda, tergantung pada apa yang dikonsumsinya. Selain itu, setiap orang dapat memiliki tingkat kolesterol yang berbeda pula meski mengosumsi makanan yang sama. Pada beberapa orang, kolesterol tinggi bisa hanya disebabkan oleh faktor keturunan. Sangatlah penting bagi kita untuk mengetahui jumlah kolesterol dan cara untuk mengetahuinya adalah dengan melakukan tes darah sederhana yang dikenal dengan lipid profile atau profil lemak. Sebelum melakukan tes profil lemak, sangat dianjurkan untuk berpuasa atau tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung lemak dan gula terlebih dahulu selama 9 hingga 12 jam dan juga menghindari aktifitas fisik yang menguras tenaga. Berikut ini nilai kolesterol total yang perlu anda perhatikan:


GEJALA KOLESTEROL SECARA UMUM

Ciri ciri kolesterol tinggi dalam tubuh sangat mudah dirasakan karena sangat berdampak langsung pada kinerja tubuh. Kolesterol tinggi menjadi masalah yang paling banyak dialami oleh orang dewasa dan usia lanjut. Hal ini disebabkan ketika konsumsi makanan yang mengandung lemak sering dianggap sebagai pola makan yang benar. Namun ternyata kolesterol bisa menyebabkan masalah karena menumpuk dalam aliran darah dan sistem pembuluh darah. Kolesterol akan menyebabkan kerusakan pembuluh darah, penyempitan arteri,resiko penyakit jantung, stroke dan kanker.

Pengujian kolesterol bisa dilakukan dengan menguji kadar LDL dalam darah. Pengujian bisa dilakukan secara rutin untuk orang yang memang sudah memiliki resiko penyakit tertentu. Namun Anda bisa mengenali berbagai gejala awal yang sering muncul. Berikut ini beberapa gejala yang paling sering terjadi.

1. Dada Terasa Nyeri

Ketika kolesterol sudah tinggi bisa menyebabkan penumpukkan lemak di dalam arteri. Kondisi ini sering membuat alirah darah menuju jantung menjadi tidak lancar. Nyeri pada dada sering berhubungan dengan kondisi ini. Namun biasanya sering tidak diperhatikan dan dianggap sebagai rasa terlalu lelah. Nyeri bisa memicu aliran darah yang tidak lancar dan bisa menjadi indikasi munculnya gejala penyakit jantung.

2. Kaki Dan Tangan Terasa Sakit

Orang yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi juga bisa mengalami rasa sakit pada bagian tangan dan kaki. Rasa sakit didefinisikan sebagai perasaan tidak nyaman, sakit ketika digunakan untuk mengangkat benda dan sulit untuk digerakkan. Pada orang tua juga sering merasa panas dan kesemutan pada kaki dan tangan sehingga mempengaruhi fungsinya. Hal ini menjadi pertanda bahwa kolesterol sudah menyebabkan aliran darah pada bagian kaki dan tangan menjadi tidak lancar.

3. Terasa Sulit Bernafas

Kolesterol yang tinggi juga bisa menyebabkan pernafasan berjalan tidak nyaman. Kondisi ini terjadi ketika ada banyak kolesterol yang sudah menumpuk pada aliran arteri tubuh. Jantung sudah tidak bisa memompa darah dengan baik akibatnya tubuh mengalami kekurangan oksigen. Orang yang sudah menderita stroke bisa mengalami sesak nafas yang lebih buruk. Gejala ini juga sering terjadi pada orang yang mengalami obesitas.

4. Tubuh Sangat Lelah

Tubuh yang sangat lelah bisa terjadi pada semua orang yang mengalami gangguan kolesterol tinggi. Masalah utamanya adalah ketika tubuh sebenarnya tidak mendapatkan aliran darah yang cukup dan kadar oksigen yang sangat rendah. Berbagai organ tubuh dipaksa untuk melakukan metabolisme dengan keras sementara jantung dan pembuluh darah juga bermasalah. Bagi penderita diabetes maka kondisi bisa sangat mengkhawatirkan karena kadar gula yang terlalu tinggi dan insulin yang sangat rendah.

5. Otot Pada Kaki Lemah

Penderita hipertensi yang mengalami kolesterol tinggi juga bisa mengalami otot kaki yang sangat lemah. Meskipun kondisi ini juga bisa terjadi pada semua orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi. Hal ini terjadi ketika arteri tidak mendapatkan aliran darah yang cukup sehingga otot kaki menjadi sangat lemah. Bahkan kondisinya bisa menyebabkan jatuh pada penderita hipertensi dan stroke.

6. Nyeri Pada Leher & Punggung

Nyeri leher dan punggung juga bisa terjadi pada penderita kolesterol tinggi. Hal ini disebabkan ketika tekanan darah tinggi juga muncul bersamaan. Tekanan darah tinggi sudah menyebabkan penyempitan pembuluh darah karena adanya plak dari kolesterol. Rasa sakit sering disebutkan seperti gejala yang tidak nyaman pada leher, kaku dan sangat sakit. Bahkan bisa menjadi sakit kepala yang berat karena tidak ada cukup aliran darah ke bagian otak.


TANDA-TANDA KOLESTEROL YANG LAIN

A. Mudah Sakit Kepala

Sakit kepala paling sering terjadi pada penderita hipertensi. Ini adalah kondisi yang sangat berbahaya karena kemungkinan tekanan darah sangat tinggi. Aliran darah yang terlalu kencang melewati arteri bisa menyebabkan sumbatan plak bocor atau pecah. Jika terjadi di bagian otak maka bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah. Sakit kepala juga bisa menjadi pertanda stroke yang menjadi indiksi serangan awal yang baru muncul.

B. Kehilangan Keseimbangan

Ketika penderita kolesterol tinggi merasa tidak nyaman, maka juga akan kehilangan keseimbangan. Otot kaki dan tangan sudah sangat lemah. Sementara arteri dalam tubuh tidak mendapatkan aliran darah yang cukup. Ketika ada sistem syaraf pusat yang mengalami gangguan akibat plak kolesterol pada arteri maka bisa membuat penderita tidak memiliki keseimbangan. Kondisi ini sering dijumpai untuk orang lanjut usia yang mendapatkan serangan stroke saat terjatuh. Penderita tekanan darah tinggi harus waspada dengan gejala ini.

C. Wajah Kelihatan Merah

Kolesterol yang terlalu tinggi pada penderita hipertensi juga bisa menyebabkan pembuluh darah dibagian wajah membesar. Kondisi ini bisa menyebabkan wajah menjadi sangat merah seperti terbakar. Bahkan ketika tekanan darah sangat tinggi maka bisa menyebabkan wajah menjadi tidak nyaman, panas dan gangguan emosi. Ketika hal ini terjadi maka bisa menyebabkan serangan darah tinggi yang lebih buruk.

D. Terasa Mual Dan Muntah

Kadar kolesterol yang sangat tinggi juga bisa menyebabkan saluran pencernaan mengalami gangguan. Rasa mual dan muntah paling sering terjadi karena tubuh tidak bisa menerima makanan dengan baik. Gejala akan lebih buruk jika muncul gejala lain seperti sakit kepala dan nafsu makan yang menurun. Level ini sering menyebabkan penderita kehilangan kesadaran atau pingsan. Untuk menghindari resiko yang lebih buruk maka penderita harus mendapatkan perawatan yang tepat.

E. Emosi Tidak Stabil

Ciri ciri kolesterol tinggi yang jarang orang ketahui adalah emosi yang tidak stabil. Orang yang mengalami gangguan kolesterol tinggi juga sering mengalami gangguan emosi. Mereka menjadi lebih mudah marah bahkan hanya karena masalah yang kecil. Hal ini disebabkan ketika kolesterol sudah menganggu masalah aliran darah sehingga membuat tubuh tidak nyaman. Gejala lain seperti sakit kepala, tubuh yang sangat lelah dan perasaan khawatir sering membuat penderita tidak bisa mengendalikan emosi.

F. Sering Terasa Kesemutan

Kaki sering kesemutan saat duduk bersila atau saat tangan menyanggah kepala merupakan salah satu tanda-tanda bahwa Anda menderita kolesterol yang tinggi. Ciri-ciri ini disebabkan karena peredaran darah dalam alteri tidak lancar sehingga terjadi kesemutan.

G. Mudah Sekali Mengantuk

Penderita kolesterol tinggi biasanya mudah sekali mengantuk, terutama di pagi hari (walaupun tidurnya sudah cukup), cepat mudah lelah, mata sering berkunang - kunang, bagian tubuh mudah kram, ada yang tubuhnya lebih gemuk, tidak kuat berolahraga (baru beberapa menit sudah lelah). Jika Anda mengalami gejala atau tanda-tanda kolesterol tinggi, sebaiknya secepatnya untuk di obati atau di normalkan kembali. Caranya sangat mudah sekali, klik saja disini.

DEPAN | GEJALA | PENYEBAB | PANTANGAN | PENGOBATAN | INFORMASI




Untitled Document